Kupu-kupu

 


Kupu-kupu merupakan serangga yang memiliki sayap berwarna-warni dengan ukuran dan bentuk yang beragam. Terdapat lebih 28.000 species kupu-kupu di dunia dengan pola sayap dan warna yang beragam. Warna sayap kupu-kupu berasal dari sisik, yakni struktur kutikula kompleks yang menutupi sayap. Pigmen warna, bentuk sisik, ukuran sisik, struktur nano sisik, susunan dan letak sisik menyebabkan warna pada sayap kupu-kupu. Penelitian terbaru juga menunjukan bahwa warna hijau pada beberapa sayap kupu-kupu (Siproeta stelenes dan Philaethria diatonica yang ditemukan di Amerika Utara) juga dapat disebabkan oleh pigmen liquid yang berada diantara kutikula atas dan bawah membran sayap pada kupu-kupu hidup. Warna pada sayap kupu-kupu secara biologi, berperan sebagai atraksi seksual antar kupu-kupu, aposematisme atau warning coloration, kamuflase, dan termoregulasi.

Kupu-kupu memiliki peran vital pada ekosistem, diantaranya sebagai polinator, mangsa, kontrol hama, meningkatkan variasi genetik tanaman, serta memberi keindahan lingkungan. Kupu-kupu mendapatkan sumber makananya dari nektar yang dihasilkan oleh tanaman. Ketika kupu-kupu hinggap di bunga, maka pollen (serbuk sari) akan menempel pada kaki dan sisik kupu-kupu dan ketika berpindah ke bunga lain maka akan terjadi penyerbukan pada bunga. Proses ini juga menyebabkan tanaman memiliki variasi genetik dalam satu spesies. Kupu-kupu juga berperan sebagai mangsa di rantai makanan, yakni sebagai sumber makanan burung, reptil, dan amphibi. Larva kupu-kupu juga menjadi sumber makanan bagi beberapa arthropoda, namun larva dari beberapa species kupu-kupu juga menjadi predator bagi hama aphid.

Sumberhttps://biodiversitywarriors.kehati.or.id/artikel/kupu-kupu-lepidoptera/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penyu

Ikan Lele

Ikan badut